Let's Talk subscribe. Kamu tahu apa itu evolusi? Kira-kira apa, ya, hubungan antara teori evolusi dengan kehidupan manusia? Lalu apa saja perbedaan teori evolusi Darwin dan Lamarck? Kalau kamu suka main game pokemon, pasti kamu tahu kalau jenis-jenis pokemon ini dapat berevolusi menjadi pokemon yang lebih kuat. Kalau kita tarik ke arah yang lebih luas, evolusi ini secara tidak sadar kita lakukan selama hidup.

Jika kamu perhatikan, bentuk fisik kita berevolusi. Cara berpikir kita berevolusi. Hati kita berubah menjadi lebih kuat setiap kali kita patah hati dan berhasil move on. Teori evolusi adalah teori yang membahas bagaimana makhluk hidup dapat berkembang, asal-usulnya, serta keterkaitan genetik antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain. Menariknya, sampai saat ini, teori evolusi merupakan hal yang masih terus dikaji. Bicara soal teori evolusi, ada dua orang yang terkenal akan teori evolusinya.

Kedua orang itu adalah Lamarck dan Darwin. Meskipun kelihatannya cukup bertentangan, tetapi kedua orang ini mempunyai landasan teori evolusi yang sangat menarik, lho. Teori Evolusi Lamarck Lamarck berpendapat bahwa panjang leher jerapah yang kita lihat saat ini merupakan akibat dari adanya evolusi.

Menurut Lamarck, di masa lalu, jerapah hanya ada satu jenis, yaitu jerapah dengan leher pendek. Nah, karena makanan jerapah ini ada di pucuk daun yang tinggi, mau tidak mau, jerapah harus berusaha untuk menggapai dedaunan tersebut.

Jerapah pun menguatkan otot lehernya dan menggunakannya secara maksimal sehingga lehernya dapat menjadi panjang. Sifat jerapah berleher panjang ini pun diwariskan kepada keturunanya sehingga semua jerapah yang kita lihat saat ini berleher panjang.

Menariknya, gagasan yang dikeluarkan oleh teori evolusi Lamarck ini menghasilkan 2 fakta penting:. Gagasan Lamarck ini memperlihatkan bahwa tiap makhluk hidup punya cara adaptasi sesuai dengan cara hidupnya masing-masing.

Itulah mengapa singa punya cakar yang kuat untuk menecngkeram mangsa. Mengapa gajah punya belalai panjang untuk mengumpulkan makanan.

Itulah mengapa, rusa punya otot kaki yang kuat, demi bisa kabur dari kejaran predator. Teori Evolusi Charles Darwin. Ada beberapa perbedaan teori evolusi Darwin dan Lamarck setelah Charles Darwin melakukan perjalanan ke kepulauan Galapagos, pesisir Amerika Selatan. Saat meneliti ke sana, Darwin mendapatkan pengalaman yang tidak terduga.

Ternyata, variasi hewan dan tumbuhan di kepulauan Galapagos sangat terlihat jelas. Dua hewan yang membuat Darwin takjub adalah burung finch dan kura-kura galapagos. Saat Darwin amati, ternyata burung finch yang ada di sana memiliki banyak variasi jenis. Menurut Darwin, pada mulanya, burung finch ini berasal dari satu spesies pemakan biji di Amerika Selatan. Karena mencari makan, burung-burung finch ini kemudian bermigrasi dan terdampar ke tempat yang berbeda. Ada yang pergi ke tempat dengan banyak biji-bijian, ada yang dipenuhi serangga, ada yang pergi ke tempat yang banyak bunga dan nektar.

Dengan adanya perbedaan jenis makanan itu, burung finch akhirnya beradaptasi dan mengubah bentuk paruh sesuai dengan makanannya. Selain burung finch, Darwin juga meneliti kura-kura Galapagos yang mempunyai jenis cangkang berbeda.Evolusi merupakan bagian dari hakikat ilmu biologi genetik. Mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mengalami perubahan bentuk dan sifatnya. Dalam teori ini ada yang menyebutkan bahwa manusia berasal dari kera.

Teori yang masih kontroversial sampai saat ini. Untuk mengetahui lebih jauh tentang teori ini, di bawah ini adalah pengertian evolusi, pembagian teori evolusi, teori evolusi menurut Lamarck, teori evolusi menurut Darwin, dan perbedaan keduanya.

Mengapa Leher Jerapah Panjang?

Evolusi adalah sebuah perubahan yang bersifat perlahan-lahan, hampir tidak dirasakan oleh makhluk hidup yang mengalaminya. Perubahan ini diwariskan dari satu generasi ke generasi. Penyebab evolusi terjadi bermacam-macam.

Setiap ahli yang mengemukakan teori, memperhitungkan penyebab yang berbeda. Namun, secara umum evolusi disebabkan oleh adanya variasi genetik, reproduksi sel, dan seleksi alam. Setiap individu dalam satu jenis makhluk hidup diciptakan bervariasi. Ada yang besar dan kecil, tinggi dan pendek. Individu tersebut kemudian mengadakan perkawinan dan menghasilkan generasi yang merupakan pencampuran dari dua sel induk. Sementara, perubahan perlahan yang disebabkan reproduksi sel dapat terjadi karena mutasi genetik, transfer genetika, dan kombinasi genetika.

Sebuah perubahan atau penyimpangan yang terjadi dalam sel sehingga menghasilkan individu yang benar-benar berbeda karena induknya.

Evolusi yang terjadi karena seleksi alam terjadi dalam dua kategori. Kategori pertama adalah individu yang hidup dan terus menghasilkan keturunan adalah yang dapat beradaptasi dengan lingkungannya. Selanjutnya yang terjadi adalah hanyutan genetika, di mana gen yang sudah beradaptasi diwariskan secara perlahan.

Teori evolusi yang terkenal dalam ilmu pengetahuan alam adalah teori evolusi menurut Lamarck dan teori evolusi menurut Darwin.

Hal ini yang akan kita bahas ditambah perbedaan kedua teori.Teori Evolusi Menurut Para Ahli Dan Perbedaan Beserta Bantahannya — Evolusi adalah proses perubahan pada makhluk hidup dari generasi ke generasi berikutnya dalam kurun waktu yang sangat lama. Perubahan yang terjadi akibat teori evolusi bisa bermacam-macam bentuknya. Sebagai hasil dari proses perubahan-perubahan dalam evolusi tersebut bisa kita lihat dalam keanekaragaman makhluk hidup yang ada sekarang ini. Baca Juga : Momen Inersia.

Lihat Daftar Inti Pelajaran :. Teori Fixisme diyakini oleh para pemikir pada masa-masa terdahulu. Teori ini meyakini adanya aneka ragam spesies makhluk yang bersifat independen, artinya manusia berasal dari manusia dan seluruh binatang yang lain juga berasal dari spesies mereka masing-masing.

Teori Transformisme beranggapan bahwa penciptaan spesies-spesies yang ada sekarang ini berasal dari makhluk dan spesies-spesies yang berbeda. Para ilmuwan berkeyakinan bahwa teori Evolusi alam natural paling tidak seusia dengan masa para filosof Yunani. Sebagai contoh, Heraclitus meyakini bahwa segala sesuatu senantiasa mengalami proses dan evolusi.

Segala sesuatu terwujud lantaran peperangan ini, dan setelah itu akan sirna. Ia adalah filosof kedua aliran Malthy setelah Thales. Ia beryakinan bahwa elemen utama segala sesuatu adalah substansi jawhar yang tak berbatas, azali, dan supra zaman. Anaximander juga berkeyakinan bahwa kehidupan ini berasal dari laut dan bentuk seluruh binatang seperti yang kita lihat sekarang ini terwujud lantaran proses adaptasi dengan lingkungan hidup. Manusia pada mulanya lahir dan terwujud dari spesies binatang lain.

Hal ini lantaran binatang-binatang yang lain dapat menemukan sumber makanannya dengan cepat. Akan tetapi, hanya manusia sajalah yang memerlukan masa yang sangat panjang untuk menyusu pada ibu yang telah melahirkannya. Jika manusia memiliki bentuk seperti yang dapat kita lihat sekarang ini sejak dari permulaan, niscaya ia tidak akan dapat bertahan hidup. Meskipun teori Evolusi memiliki masa lalu yang sangat panjang, tetapi teori ini tidak memperoleh perhatian yang semestinya dari para ilmuwan selama masa yang sangat panjang.

Dengan kemunculan para ilmuwan seperti Lamarck, Charles Robert Darwin, dan para ilmuwan yang lain, teori ini sedikit banyak telah berhasil menemukan posisi ilmiah yang semestinya. Teori Katastropisme merupakan paham tentang keanekaragaman makhluk hidup dihasilkan oleh nenek moyang yang umum, dan muncul atau punahnya makhluk hidup disebabkan oleh bencana alam. Teori ini dikenalkan oleh George Cuvierseorang ahli Paleontologi ilmu fosil. Alasan Cuvier adalah karena ia mengamati setiap sedimen batuan kuno yang ia temukan mengandung beberapa jenis hewan dan tumbuhan yang berbeda.

Karena itu, ia berpikir bahwa tiap sedimen mewakili tiap masa atau waktu evolusi. Tiap sedimen yang mengandung jenis-jenis organisme hidup dan mati karena bencana. Ia berkeyakinan bahwa makhluk hidup muncul selama masa yang beraneka ragam dalam tataran geologi. Lantaran revolusi-revolusi besar dan tiba-tiba yang pernah terjadi di permukaan bumi, seluruh makhluk hidup itu musnah. Setelah itu, Tuhan menciptakan kelompok binatang baru dalam bentuk yang lebih sempurna. Periode-periode makhluk selanjutnya juga muncul dengan cara yang serupa.

Teori ini dalam ilmu Geologi dikenal dengan nama Catastrophisme ; yaitu revolusi besar di permukaan bumi. Ia mengingkari seluruh jenis hubungan kefamilian antara makhluk hidup pada masa kini dan makhluk-makhluk yang pernah hidup sebelumnya. Teori Kreasionisme merupakan teori tentang penciptaan yang terjadi dalam sekali waktu kehidupan sekaligus lengkap, kemudian selesai dan tak ada lagi evolusi atau perubahan. Paham ini dianut berdasar keyakinan agama, juga berdasarkan keterangan Aristoteles hidup pada SM.

Misalnya masa hidup dinosaurus tidak bersamaan dengan masa hidup manusia. Dinosaurus telah ada lebih dulu sebelum manusia. Paham tersebut menyatakan bahwa perubahan geologis berlansung pelan-pelan tetapi pasti. Teori gradualisme ini tak mampu dijelaskan dengan mekanisme yang meyakinkan.Posting Komentar. Evolusi adalah perubahan yang dialami makhluk hidup secara berangsur-angsur dalam waktu yang lama sehingga terbentuk spesies baru. Kajian yang membahas tentang kejadian makhluk hidup yang bisa beraneka ragam di bumi ini disebut dengan Teori Evolusi.

Sedangkan, berdasarkan ilmu biologi, evolusi adalah cabang biologi yang mempelajari sejarah asal-usul makhluk hidup dan keterkaitan genetik antara makhluk hidup satu dengan yang lain. Evolusi biologi mencakup dua peristiwa, yaitu evolusi anorganik merupakan evolusi mengenai asal-usul makhluk hidup yang ada di muka bumi, berdasarkan fakta dan penalaran teoritis dan evolusi organik evolusi biologis merupakan evolusi filogenetis, yaitu mengenai asal-usul spesies dan hubungan kekerabatannya.

Ada banyak ilmuwan yang mengajukan teori-teorinya tentang evolusi, kali ini kita akan membahas Lamarck dan Darwin:. Jean Baptise de Lamarck termasuk orang pertama yang mengajukan teori tentang evolusi. Pendapat Lamarck ini membuat banyak orang berpikir tentang evolusi. Lamarck merupakan ahli botani dan zoologi invertebrata yang memiliki nama lengkap Jean-Baptiste Pierre Antoine de Monet Chevalier de Lamarck. Lamarck lahir pada tahun di Bazentin-le-Petit Perancis.

Lamarck sempat mengenyam pendidikan militer pada tahun Selama menjalani pendidikan militer, Lamarck mulai tertarik mempelajari tumbuhan dan bersama George Louis Buffon mempublikasikan hasil observasinya ke dalam buku yang berjudul Flore francois Plants of France. Charles Darwin bekerja keras lebih kurang selama 20 tahun untuk mengumpulkan bukti-bukti pemikirannya tentang evolusi dan seleksi alam. Variasi paruh sepuluh burung finch pipit yang ditemukan Darwin di Pulau Santa Cruz salah satu pulau di Kepulauan Galapagos.

Subscribe to receive free email updates:.

PERBEDAAN TEORI EVOLUSI LAMARCK DAN DARWIN TERKAIT LEHER JERAPAH

Langganan: Posting Komentar Atom.Proses evolusi dapat berlangsung lambat, namun dapat juga berlangsung sangat panjang. Kondisi menyebabkan proses evolusi menjadi sulit untuk diamati. Bahkan, sulit pula dibuktikan di laboratorium. Walaupun sulit untuk diamati dan dibuktikan, namun petunjuk-petunjuk yang telah dikumpulkan oleh para ilmuwan telah menjadi petunjuk tentang adanya evolusi.

Hal ini menyebabkan munculnya teori terjadinya evolusi. Kemunculan teori evolusi telah berlangsung sejak lama, seperti yang pernah diungkapkan oleh Aristoteles. Meskipun demikian, penemu yang paling terkenal untuk teori evolusi Darwin yaitu Charles Darwin. John Stevens Henslow Darwin dalam berbagai perjalanan di dunia yang telah dia ikuti pada tahunmembuat Darwin menemukan berbagai hal yang menarik.

Salah satunya tentang perbedaan kelompok-kelompok burung Finch yang ditemui selama perjalanannya. Burung Finch berada di Ekuador dan Galapagos.

evolusi jerapah menurut darwin

Meskipun demikian, Burung Finch yang ada di Galapagos berbeda dengan yang ada di Ekuador. Kelompok burung Finch atau famili Fringgilidae, pada umumnya merupakan pemakan biji. Walaupun, ada burung Finch yang pemakan biji, namun ditemukan pula burung Finch yang paruhnya tebal yang digunakan untuk memecah biji.

Selain itu, Darwin menemukan juga burung Finch yang paruhnya lurus yang digunakan untuk menghisap madu dan ada juga yang paruhnya dapat digunakan untuk memegang daun kaktus guna mengambil serangga. Lebih lanjut, ada perbedaan morfologi pada burung Finch di kepulauan Galapagos yang berbeda secara geoogi, sehingga menyebabkan Darwin memikirkan hubungan antara Biologi dengan Geologi. Hubungan ini dia temukan, setelah mempelajari buku karya dari kakek Darwin bernama Charles Lyell dengan judul Principles of Geology.

Bukan hanya buku dari kakeknya sendiri yang dipelajari, namun juga buku karya Thomas Robert Malthus dengan judul An Essay on The Principle of Population.

Dalam buku karya Darwin tersebut, ada dua hal pokok yang menjadi pikiran utamanya. Hal tersebut yaitu spesies yang hidup pada masa sekarang berasal dan spesies sebelumnya yang lampau dan evolusi terjadi melalui proses seleksi.

evolusi jerapah menurut darwin

Ada banyak tokoh lainnya yang ikut menyumbangkan pemikiran tentang teori evolusi. Tokoh tersebut, antara lain Wallace, Lamarck, dan Weismann. Teori evolusi Darwin yang disampaikan bersama dengan pemikiran Alfred R. Wallace di Linnean Society of London pada tanggal 1 Juli Pemikiran yang disampaikan Wallace sependapat dengan pemikiran yang disampaikan oleh Darwin.

Sejak saat itu, teori evolusi Darwin telah memperoleh dukungan dari berbagai ilmuwan di dunia.Hallo sahabat elnuha semua, kali ini elnuha akan membahas tentang sebuah teori yaitu tentang teori evolusi. Apakah sobat semua sudah mengetahui tentang apa itu teori evolusi?

Kira-kira apa saja, ya, hubungan antara teori evolusi terhadap kehidupan manusia? Kalau kita tarik ke arah yang lebih luas lagi, evolusi ini secara tidak sadar sudah kita lakukan selama hidup. Jika kamu perhatikan lebih dalam lagi, bentuk fisik kita dalam berevolusi.

Cara berpikir kita berevolusi. Teori evolusi adalah sebuah teori yang membahas bagaimana makhluk hidup dapat berkembang biak, asal-usulnya, serta keterkaitan genetik antara makhluk hidup yang satu dengan makhluk hidup yang lain. Menariknya, sampai saat ini, teori evolusi ini sudah merupakan hal yang masih terus dikaji di berbagai kalangan.

Kedua orang itu yaitu bernama Lamarck dan Darwin. Lamarck berpendapat bahwa panjang leher pada hewan jerapah yang kita lihat saat ini dapat merupakan akibat dari adanya evolusi.

Menurut Lamarck sendiri, di masa lalu, hewan jerapah hanya ada satu jenis, yaitu jerapah dengan leher yang pendek. Jerapah pun dapat menguatkan otot lehernya dan menggunakannya secara maksimal sehingga lehernya dapat menjadi panjang.

Sifat jerapah yang berleher panjang ini pun dapat diwariskan kepada keturunanya sehingga semua jerapah yang kita lihat saat ini akan berleher panjang semuanya. Menariknya, gagasan yang dikeluarkan oleh teori evolusi dari Lamarck ini menghasilkan 2 fakta yang cukup penting:. Gagasan Lamarck ini memperlihatkan bahwa tiap makhluk hidup mempunyai cara adaptasi sesuai dengan cara hidupnya masing-masing.

Itulah mengapa singa mempunyai cakar yang kuat yang berguna untuk menecengkeram mangsanya. Mengapa gajah punya belalai yang panjang untuk mengumpulkan makanan. Itulah mengapa, rusa mempunyai otot kaki yang kuat, demi bisa kabur dari kejaran predator yang akan memangsanya. Ternyata, variasi hewan dan tumbuhan yang berada di kepulauan Galapagos sangat terlihat lebih jelas.

evolusi jerapah menurut darwin

Dua hewan yang membuat Darwin takjub adalah burung finch dan kura-kura galapagos. Saat Darwin sedang mengamati, ternyata burung finch yang ada di sana memiliki banyak sekali variasi jenis.

Karena mencari makan, burung-burung finch ini kemudian bermigrasi dan terdampar ke tempat yang berbeda-beda. Ada yang pergi ke tempat dengan banyak biji-bijian dan ada juga yang dipenuhi serangga, ada yang pergi ke tempat yang banyak bunga dan juga nektar.

Dengan adanya perbedaan jenis makanan tersebut, maka burung finch akhirnya beradaptasi dan mengubah bentuk paruh sesuai dengan makanan yang burung tersebut makan. Baca Juga : Teori Kepemimpinan. Selain burung finch, Darwin juga telah meneliti terhadap hewan kura-kura Galapagos yang mempunyai jenis cangkang yang berbeda.

Pada habitat yang basah, Darwin sendiri telah menemukan jenis kura-kura berukuran besar dengan cangkang yang berbentuk kubah. Sementara di habitat yang kering, kura-kura yang ditemui Darwin justru berukuran lebih kecil dan bentuk cangkangnya seperti pelana. Di dalamnya, Darwin mengemukakan tentang teori evolusinya secara berkala.

Ada dua teori pokok yang disampaikannya:. Seperti halnya LamarckDarwin telah mencontohkan teorinya dengan spesies jerapah yang ada saat ini. Lama-kelamaan, daun yang berada di bagian bawah pun sudah mulai habis dan tersisa daun di batang pohon yang paling tinggi.Kata evolusi awalnya diungkapkan oleh seorang ahli fi lsafat dari Inggris, akan tetapi belum mengarah pada evolusi kehidupan.

Dalam perkembangannya, evolusi digunakan oleh seorang ahli naturalis untuk menjelaskan fenomena kehidupan yang mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Teori Evolusi Lamarck dan Darwin | Perbandingan Teori Lamarck dan Teori Evolusi Darwin

Berikut uraian tentang konsep evolusi yang telah diungkapkan oleh para ahli. Berbeda halnya dengan Spencer, Lamarck memunculkan istilah evolusi yang berkaitan dengan bidang kajian biologi yakni evolusi makhluk hidup. B Lamarck mengungkapkan bahwa, makhluk hidup merupakan tingkat-tingkat perkembangan kehidupan, sedang manusia berada di puncak perkembangan tersebut. Yang artinya bahwa tidak akan muncul lagi makhluk hidup yang lebih tinggi tingkat ke sempurnaannya di masa yang akan datang.

evolusi jerapah menurut darwin

Proses perkembangan tersebut menurut Lamarck dipengaruhi oleh kebiasaan. Kebiasaan tersebut akan menyebabkan perubahan struktur tubuh anatomi dan diwariskan kepada keturunannya. Sebagai akibat pengaruh kebiasaan tersebut, Lamarck menyimpulkan bahwa organ-organ yang digunakan akan berkembang sedangkan organ yang tidak digunakan akan mengalami kemunduran use and disuse.

Lamarck memberikan contoh fenomena jerapah sebagai pendukung teorinya. Menurut Lamarck, jerapah pada mulanya berleher pendek. Karena sering digunakan untuk menggapai pucuk dedaunan yang semakin tinggi, maka leher jerapah menjadi panjang. Mengapa jerapah harus menggapai pucuk dedaunan yang tinggi? Lamarck menjelaskan bahwa pucuk di bagian bawah telah habis dimakan, sehingga untuk mempertahankan hidup maka jerapah harus menjangkau pucuk dedaunan yang tinggi. Dari contoh tersebut jelas bahwa faktor lingkungan yakni pucuk dedaunan yang makin tinggi untuk dijangkau, telah meme ngaruhi jerapah untuk menjulurkan lehernya.

Akhirnya terjadi perubah an struktur anatomi leher jerapah menjadi semakin panjang dan sifat ini diwariskan kepada keturunannya. Darwin mengatakan bahwa evolusi diakibatkan mekanisme seleksi alam dan adaptasi. Menurutnya, adanya perkawinan akan memunculkan keragaman anggota populasi. Kemudian seleksi alam akan bekerja terhadap keragaman tersebut. Varian yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan akhirnya akan mengalami kepunahan. Sebaliknya, varian yang bisa bertahan hidup akan terus hidup beradaptasi dan melestarikan generasinya.

Mekanisme seleksi alam dan adaptasi ini pada akhirnya akan memunculkan spesies-spesies baru. Teori Darwin jika dimodelkan dengan jerapah seperti Lamarck akan menjadi seperti berikut ini; Asalanya anggota populasi jerapah ada yang berleher panjang dan ada yang berleher pendek. Kondisi lingkungan sabana padang rumput luas dengan perdu dan pepohonan tinggi beranting banyak memaksa populasi ini untuk memakan dedaunan yang berada di ujung ranting.

Tempat yang tinggi membuat jerapah yang berleher panjang bertahan hidup dan mewariskan sifat unggulnya pada keturunannya. Sedangkan jerapah berleher pendek punah karena kalah bersaing dengan jerapah berleher panjang. Weismann tidak menentang teori evolusi Darwin, namun justru menjelaskan teori Darwin. Menurut Weismann, perubahan sel-sel tubuh akibat pengaruh lingkungan tidak diwariskan pada keturunannya.

Evolusi menyangkut pewarisan gen-gen melalui sel-sel kelamin. Hal ini bermakna bahwa evolusi berkaitan dengan gejala seleksi alam terhadap faktor-faktor genetik. Weismann berpendapat bahwa sifat leher panjang dan leher pendek pada jerapah dikontrol oleh gen. Gen untuk leher panjang bersifat dominan, sedangkan gen untuk leher pendek bersifat resesif. Oleh karena itu, jerapah berleher panjang merupakan keturunan yang bersifat homozigot dominan atau heterozigot.

Sebaliknya, jerapah berleher pendek merupakan keturunan yang bersifat homozigot resesif. Jerapah berleher pendek yeng homizigot resesif tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya sehingga punah. Lamarck berpendapat bahwa makhluk hidup beradaptasi terhadap lingkungannya dengan cara menggunakan organ tubuhnya, kemudian sifat atau fungsi organ tersebut diwariskan kepada keturunannya.

Berdasarkan teori ini, menurut Lamarck nenek moyang menjangan tidak bertanduk. Namun, dikarenakan sering mengadu kepala maka tanduk tumbuh dikepala menjangan. Teori Lamarck ditentang oleh Weismann. Weismann berpendapat bahwa perubahan sel-sel tubuh akibat pengaruh lingkungan tidak diwariskan pada keturunannya.